Jarak antara Obama dan Jacko

3403463pSenin, 13 Juli 2009 | 16:30 WIB

KOMPAS.com — Kedua orang ini adalah 2 warga AS keturunan Afrika yang terkenal di dunia: Presiden Barack Obama dan mendiang Michael Jackson. Namun, saat perhatian jutaan orang tertuju ke upacara penghormatan terakhir untuk ke King of Pop itu pekan lalu di Staples Center, Los Angeles, Obama justru berada di luar AS. Saat itu, Obama menghadiri sebuah pertemuan tingkat tinggi di Moskwa guna merundingkan pembatasan persenjataan serta kesepakatan lainnya yang otomatis mengalihkan perhatiannya dari upacara penghormatan terhadap Jacko.

Bahkan sebelum Obama bertolak meninggalkan AS, Gedung Putih tampak menjauhkan diri dari perhatian dalam negeri ataupun dunia seputar kematian Jacko. Tidak ada pernyataan khusus yang disampaikan dari kantor Obama saat Jacko mengembuskan napas terakhir.

Namun, juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, menyatakan, Obama telah “menulis ucapan belasungkawa secara pribadi” kepada keluarga Jacko. Saat wartawan mendesak Obama menyampaikan pernyataan publik sebagai penghormatan terhadap Jacko, Presiden AS ini tampak dengan hati-hati mengutarakan komentarnya.

“Ia menjadi bagian inti dari kultur kami,” kata Obama pada 7 Juli dalam wawancara dengan jaringan televisi CNN menjelang upacara penghormatan terakhir untuk Jacko. “Bakat yang luar biasa dan musiknya telah berpadu di dalam sejumlah besar tragedi dan kesulitan yang mengekang kehidupan pribadinya.”

Sejumlah besar tragedi dan kesulitan merupakan frasa halus yang digunakan Obama untuk menyebut dugaan pelecehan terhadap anak yang belum terbukti, perubahan fisik terhadap Jacko serta misteri yang belum terungkap dari kematiannya.

Peryataan ini sangat etis dibandingkan komentar yang disampaikan oleh anggota Kongres dari Partai Republik, Peter King. “Pria itu (Jacko) memiliki perilaku menyimpang, seorang pelaku pedofil,” ujar King.

Namun, Michael Jackson tetap memiliki pendukung. Anggota Kongres Demokrat Sheila Jackson-Lee memuji Jacko tanpa secara langsung membeberkan masa silam megabintang ini.

“Sebagai anggota Kongres AS, kami memahami konstitusi, kami memahami hukum, dan kami tahu bahwa orang tidak dinyatakan bersalah di muka hukum apabila belum terbukti,” tegas Sheila.

Obama memilih untuk tidak menjadi bagian dari debat tersebut. Ia hanya mengungkapkan pernyataan singkat untuk menyampaikan rasa simpati. Obama telah membiarkan Michael Jackon menjadi fokus bagi mereka yang ingin meratapi kepergian bintang idolanya itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s