Suramadu , Catwalk 5,4 Kilometer

76843largeSURABAYA – Magnet Suramadu memang masih memikat. Banyak warga yang nekat berhenti di tengah jembatan untuk berfoto-foto. Kemarin (23/6), dua perancang dari Lasalle College menggunakan jembatan sepanjang 5,4 kilometer itu sebagai catwalk. Mumpung hari terakhir masa sosialisasi rambu larangan berhenti di tengah jembatan tol tersebut. Sesi pemotretan itu berlangsung sekitar tengah hari kemarin. Lokasinya di jalur menuju Surabaya. Kebetulan, jalur tersebut memang sedang kosong. Sebab, di jembatan sedang diberlakukan contra flow. Kendaraan dari arah Madura diberi jalan ”melanggar jalur” pada jalur dari arah Surabaya. Sebab, ada pembongkaran crane Suramadu di sekitar bentang tengah. Meski jalan kosong, pemotretan tersebut tetap ”memengaruhi” arus lalu lintas Suramadu. Kendaraan di jalur lain melambat. Bahkan, ada motor yang berhenti untuk menyaksikan fashion show siang bolong itu. Untung, pemotretan tersebut tidak diapa-apakan oleh aparat. Sejatinya, aparat sudah berjanji kian tegas terhadap kendaraan yang berhenti di tengah Suramadu, apalagi jika untuk foto-foto. Total ada dua gaun dan satu setelan jas rancangan Janet Rine Teowarang plus satu setel jas rancangan Samuel Wongso yang dipakai dalam sesi pemotretan bertema Structurism Suramadu tersebut. Busana yang dipilih sengaja berbentuk simpel. Menurut dia, itu menyesuaikan struktur Jembatan Suramadu. Gaun yang diperagakan berwarna ngejreng. Misalnya, gaun midi oranye yang dikenakan Jessica Evelyn. Busana yang menggunakan bahan satin duchess dipadu bahan viscose (semacam rayon) tersebut tidak banyak menggunakan aplikasi. Daya tariknya terletak pada permainan pola. Begitu pula midi dress ungu dengan bahan chiffon berpola swivel dots yang dikenakan Debora Palenkahu. ”Struktur Suramadu kan sederhana tapi megah. Begitu pula busana rancangan saya. Sederhana, tapi terkesan elegan,” kata Janet. Busana pria yang dikenakan Pape, model dari Senegal, serta Ivana Liem berbahan wool dan linen wool abu-abu metalik. ”Saya buat potongan modern yang sederhana. Jasnya lebih body fit,” jelas Samuel. Setelah pemotretan di tengah jalan tol, rombongan berpindah lokasi. Mereka mengabadikan pose di atas perahu dengan latar belakang Jembatan Suramadu. Lokasinya di Pantai Nambangan, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. ”Lucu juga ya berpose di tengah laut. Seumur hidup, baru kali ini saya mengikuti pemotretan seperti ini,” kata Pape lantas tertawa. (any/dos)

dikutip: jawa pos, rabu 24 juni 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s