Masa Pemilu, Jumlah Pemirsa Menonton Berita Meningkat

1157486pJAKARTA, KOMPAS.com — Masa pemilihan umum saat ini ternyata memberi pengaruh pada naiknya jumlah pemirsa yang menonton berita. Pada periode Januari-Juni 2009, pemirsa berita di stasiun televisi berita Metro TV dan TVOne bertambah sebanyak 28 persen menjadi 23.000 orang di kuartal kedua, yaitu April-Juni 2009. “Kebanyakan pemirsa berita adalah laki-laki usia di atas 40 tahun dari sosio-ekonomi atas (pengeluaran rutin bulanan rumah tangganya di atas Rp 1,75 juta),” kata Communication Executive AGB Nielsen Media Research Andini Wijendaru saat Jumpa Pers Pemilu Membuat Program Berita Naik Daun di Jakarta, Selasa (23/6). Lebih lanjut ia mengatakan bahwa jumlah penonton di televisi nonberita relatif pada April-Juni 2009 tetap pada jumlah 21.000. “Yang menarik, pada periode Januari-Maret, pemirsa yang menonton TV nonberita selalu lebih tinggi dari TV berita. Namun ketika menjelang pileg, penonton TV berita lebih banyak,” ungkap Andini. Menurut Andini, jumlah pemirsa di stasiun televisi berita bertambah sejak pemilu legislatif (pileg) pada bulan April. Di minggu pelaksanaan pileg, jumlahnya mencapai rata-rata 24.000 orang, lebih tinggi 14 persen dari stasiun televisi nonberita. Sementara di minggu pengumuman kandidat capres-cawapres di bulan Mei jumlahnya mencapai 31.000, lebih tinggi 24 persen dari stasiun televisi nonberita. “Di sini bisa dilihat para pemirsa lebih mencari berita di TV berita,” ungkap Andini. Survei ini menggunakan Metodologi Pengukuran Kepemirsaan Televisi (TAM) di 10 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Banjarmasin, Palembang, dan Medan. Jumlah panel yang digunakan sebanyak 2.123 buah yang mewakili 15.753.325 keluarga atau 46.719.470 individu di 10 kota tersebut. Margin of error 5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Cara mengukurnya adalah dengan memasang alat pengukuran TVM5 yang telah dipasang pada responden selama 2 tahun terakhir. “Hasil survei ini tidak dimaksudkan mewakili data nasional,” kata Andini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s