RF Chaotic PVP Information:

RF Chaotic Rates PVP Server Easy and has GameCp (having Maximus relic) and other itens!!! 200+Players Onlines!!! We have itens donation but is good and you can get it in game too!! Patchs In forum http://chaoticrf.maisforum.com/ We client is 2.1.6 Final Update Customed!! We linguage is Brazilian!!! We server stay online 24hours/Day We Server Has 55 Weapons and 60 armors in NPC Upgrader 5-7 6-7 4-7 in NPC Flem Jade droping in Pit Boss(PB) Talic Drop in Out Cast Set Ancient Level 60 Droping in Out Cast Set Ancient Level 55 Droping in Cartella Elemental Droping in DH Maximus Relic Droping in Portal Sangrento and Selling in Gamecp Cash itens in NPC Teleports Cash in GameCp And Much More come and play with our Team!!

Suramadu , Catwalk 5,4 Kilometer

76843largeSURABAYA – Magnet Suramadu memang masih memikat. Banyak warga yang nekat berhenti di tengah jembatan untuk berfoto-foto. Kemarin (23/6), dua perancang dari Lasalle College menggunakan jembatan sepanjang 5,4 kilometer itu sebagai catwalk. Mumpung hari terakhir masa sosialisasi rambu larangan berhenti di tengah jembatan tol tersebut. Sesi pemotretan itu berlangsung sekitar tengah hari kemarin. Lokasinya di jalur menuju Surabaya. Kebetulan, jalur tersebut memang sedang kosong. Sebab, di jembatan sedang diberlakukan contra flow. Kendaraan dari arah Madura diberi jalan ”melanggar jalur” pada jalur dari arah Surabaya. Sebab, ada pembongkaran crane Suramadu di sekitar bentang tengah. Meski jalan kosong, pemotretan tersebut tetap ”memengaruhi” arus lalu lintas Suramadu. Kendaraan di jalur lain melambat. Bahkan, ada motor yang berhenti untuk menyaksikan fashion show siang bolong itu. Untung, pemotretan tersebut tidak diapa-apakan oleh aparat. Sejatinya, aparat sudah berjanji kian tegas terhadap kendaraan yang berhenti di tengah Suramadu, apalagi jika untuk foto-foto. Total ada dua gaun dan satu setelan jas rancangan Janet Rine Teowarang plus satu setel jas rancangan Samuel Wongso yang dipakai dalam sesi pemotretan bertema Structurism Suramadu tersebut. Busana yang dipilih sengaja berbentuk simpel. Menurut dia, itu menyesuaikan struktur Jembatan Suramadu. Gaun yang diperagakan berwarna ngejreng. Misalnya, gaun midi oranye yang dikenakan Jessica Evelyn. Busana yang menggunakan bahan satin duchess dipadu bahan viscose (semacam rayon) tersebut tidak banyak menggunakan aplikasi. Daya tariknya terletak pada permainan pola. Begitu pula midi dress ungu dengan bahan chiffon berpola swivel dots yang dikenakan Debora Palenkahu. ”Struktur Suramadu kan sederhana tapi megah. Begitu pula busana rancangan saya. Sederhana, tapi terkesan elegan,” kata Janet. Busana pria yang dikenakan Pape, model dari Senegal, serta Ivana Liem berbahan wool dan linen wool abu-abu metalik. ”Saya buat potongan modern yang sederhana. Jasnya lebih body fit,” jelas Samuel. Setelah pemotretan di tengah jalan tol, rombongan berpindah lokasi. Mereka mengabadikan pose di atas perahu dengan latar belakang Jembatan Suramadu. Lokasinya di Pantai Nambangan, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. ”Lucu juga ya berpose di tengah laut. Seumur hidup, baru kali ini saya mengikuti pemotretan seperti ini,” kata Pape lantas tertawa. (any/dos)

dikutip: jawa pos, rabu 24 juni 2009

Jadwal PSB Mundur, RSBI Pakai Manual

sekolahSURABAYA – Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya ternyata tidak menutup telinga. Instansi pimpinan Sahudi itu merespons keluhan masyarakat yang menginginkan pembenahan sistem pendaftaran siswa baru (PSB). Akhirnya, jadwal PSB Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan PSB rekomendasi diundur. Selain itu, PSB RSBI tak lagi pakai sistem online. Sistemnya ”mundur” ke cara manual.

”Keputusan itu muncul karena berbagai alasan. Termasuk belum berfungsinya PSB paperless (tanpa kertas, Red) secara maksimal,” ujar Sahudi.

Pendaftaran RSBI yang semula dijadwal 22-24 Juni ”dimolorkan” hingga 26 Juni. Lalu, tes IPA dilaksanakan 28 Juni. Tes matematika dan bahasa Inggris pada 29 Juni dan pengumuman pada 30 Juni.

Soal sistem pendaftaran PSB RSBI, Sahudi lebih suka menyebut berubah menjadi sistem semimanual. Artinya, calon siswa tidak lagi mendaftar dengan ngeklik internet. Mereka harus datang ke sekolah-sekolah yang ditunjuk.

Untuk jenjang SMP, ada delapan sekolah yang ditetapkan sebagai tempat entry pendaftar. Yakni, SMPN 1, SMPN 6, SMPN 3, SMPN 5, SMPN 12, SMPN 22, SMPN 19, dan SMPN 26.

Calon siswa SMA bisa datang ke sembilan sekolah yang ditunjuk. Yaitu, SMAN 5, SMAN 15, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 6, SMAN 9, SMAN 17, dan SMKN 1.

Di sekolah-sekolah tersebut pendaftar harus menunjukkan fotokopi Surat Keterangan Hasil (SKH) Ujian Nasional atau SKH Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (SKH UASBN). Jika belum ada SKH asli, pendaftar bisa memakai surat keterangan dari sekolah.

Kalau berdasar surat tersebut nilai pendaftar memenuhi syarat, petugas langsung meng-entry data siswa. Peraturan itu bukan hanya berlaku bagi siswa yang belum mendaftar. Sekitar seribu siswa yang telanjur mendaftar secara online pun harus ikut proses itu. Artinya, pendaftaran mereka yang sudah sukses lewat jalur online dianggap tidak pernah ada.

”Kami minta yang telah mendaftar tetap ke sekolah-sekolah yang ditunjuk untuk verifikasi data karena ditakutkan datanya tidak masuk,” ujar mantan kepala SMAN 15 itu.

Menurut Sahudi, ada beberapa data yang dobel. Nah, yang dikhawatirkan, kalau tidak ada verifikasi ulang, pendaftar lewat sistem online itu tidak tercatat.

Khusus bagi siswa luar kota yang akan masuk ke RSBI Surabaya, mereka juga harus memakai cara yang sama. Mereka harus datang secara manual ke sekolah yang ditunjuk Dispendik serta menunjukkan SKH Unas atau SKH UASBN.

”Namun, untuk pendaftar dari luar kota, kami sarankan setelah mendaftar RSBI agar melakukan pendaftaran jalur rekomendasi. Itu untuk berjaga-jaga. Kalau gagal RSBI, mereka masih bisa mendaftar di sekolah reguler,” jelasnya.

Khusus PSB Rekomendasi, prosesnya masih sama dengan sebelumnya. Yaitu online. Waktunya yang diperpanjang. Jika kemarin hanya sampai 25 Juni, waktunya mundur sehari menjadi 26 Juni.

”Yang dari luar kota, kalau mau daftar RSBI langsung ke sekolah yang ditunjuk. Tidak perlu daftar rekomendasi dulu. Rekomendasi hanya untuk jaga-jaga kalau nanti tidak diterima di RSBI,” tegasnya.

Sahudi menjelaskan, karut-marut sistem PSB itu disebabkan beberapa hal. Mulai internet yang lemot hingga entry data yang ngadat. Dari sembilan server yang tersedia, hanya satu yang bisa difungsikan.

Namun, bukan berarti sistem online itu bakal dihapus total. Sistem itu masih bisa dipakai pada sistem pendaftaran PSB reguler. Jadwalnya saja yang diundurkan. Yaitu, 1-4 Juli. Caranya tetap, login menggunakan nomor Unas atau UASBN serta PIN yang muncul.

”Pada saat pendaftaran reguler nanti, kami yakin semuanya selesai dan bisa diperbaiki. Kalau sembilan server jalan, kan tidak ada masalah,” terang Sahudi.

Akibat berbagai problem itu, sejumlah orang tua calon siswa mengeluh. Pendaftaran masuk RSBI, kata mereka, begitu repot. Apalagi, untuk pendaftar dari luar kota. Sebab, mereka harus libur dari pekerjaannya.

Koestiarsono, misalnya. Warga Sidoarjo itu ingin memasukkan anaknya ke RSBI di SMPN 1. Dia merasa, nilai anaknya cukup bagus, yaitu 27,25. Namun, mulai hari pertama pendaftaran, dia gagal mendaftar. Kemarin dia hanya tembus di PSB rekomendasi. ”Tapi kan anak saya inginnya ke RSBI. Dia sudah belajar tes agar bisa bersaing,” ujarnya.

Sejak pagi dia sudah standby di Dispendik untuk mencari informasi. Sementara istrinya di kantor siap-siap di depan internet untuk terus mencoba mendaftar. Dia memang menyayangkan keruwetan yang terjadi. Apalagi, informasi yang didapat terus simpang siur. ”Seharusnya ada orang dari dinas yang keluar dan meminta maaf lalu memberikan solusi,” tegasnya siang kemarin. (sha/dos)
dikutip : jawa pos

Awas, Banyak Anak dan Remaja yang Kena Kencing Manis Karena Ada Faktor Gen Sensitif

301567494088249101[ Rabu, 24 Juni 2009 ] Awas, Banyak Anak dan Remaja yang Kena Kencing Manis Karena Ada Faktor Gen Sensitif KENCING manis (diabetes melitus) bukan lagi penyakit yang menyerang orang dewasa. Sebab, banyak anak-anak dan remaja yang kena diabetes. Jumlahnya pun cenderung meningkat. — ”Dalam kurun empat tahun terakhir ini, saya sudah menangani sepuluh pasien remaja yang terkena kencing manis. Umur mereka rata-rata 15 tahun,” kata Prof Dr dr Askandar Tjokroprawiro SpPD KEMD. Kepala Pusat Diabetes dan Nutrisi RSUD dr Soetomo itu menerangkan, sepuluh pasien remaja tersebut menderita diabetes melitus (DM) tipe 1 dan 2. Didiagnosis DM tipe 1 bila pasien tersebut sudah bergantung dengan insulin. Sedangkan DM tipe 2 tak bergantung insulin. ”Mudah-mudah susah menangani pasien diabetes remaja. Sebab, meroeka masih belum sepenuhnya bisa mengontrol pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat,” paparnya. Diungkapkan dr Soebagijo Adi SpPD-KEMD, penemuan penderita diabetes DM tipe 1 makin muda. “Saya pernah menangani penderita diabetes berusia lima tahun,”jelasnya. Dia mengingatkan, sejumlah gejala diabetes terkadang susah dikenal. “Penderita sering tidak merasakan perubahan signifikan. Jadi, terkadang mereka tidak sadar menderita diabetes,” jelas spesialis penyakit dalam dari RSUD dr Soetomo Surabaya ini. Gejala-gejala diabetes yang mudah dikenali antara lain, sering kencing, rasa lapar dan haus yang berlebihan.Selain itu, penurunan berat badan mendadak atau abnormal, penglihatan kabur, maupun luka susah sembuh. “Serta terjadinya infeksi atau peradangan berulang-ulang, sakit kepala, kelelahan, gatal, dan kulit kering,” lanjutnya. Ditambahkan Askandar, ada beberapa faktor risiko remaja menderita diabetes. Salah satu di antaranya, obesitas. Hal itu ditandai dengan kecenderungan pasien gemuk sejak lahir. Oleh karena itu, ibu yang memiliki riwayat menderita DM dan melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari empat kilogram patut berhati-hati. Sebab, mereka termasuk risiko tinggi menderita DM. Begitu juga, ibu yang menderita DM ketika tengah hamil dan ibu yang orang tuanya menderita DM. ”Bila termasuk faktor risiko tersebut, sebaiknya orang tua bisa melakukan pemeriksaan dini anaknya,” ungkap dr Sony Wibisono SpPD KEMD, dokter spesialis penyakit dalam RSUD dr Soetomo. Pemeriksaan tersebut berupa cek kadar gula darah puasa, tekanan darah, kadar trigliserida, dan kolesterol (HDL). Sudah menderita DM jika kadar gula darah puasa lebih dari 100 mg/dL. Namun, ada juga remaja menderita diabetes, meskipun tak menunjukkan gejala obesitas. Bahkan, tak ada riwayat keluarga, baik pihak ibu maupun ayah, yang menderita penyakit tersebut. ”Itu berkaitan dengan faktor gen yang sensitif,” lanjut Askandar. Sementara itu, faktor genetik ini pula yang menentukan kondisi pembuluh darah. Jika ada gen yang sensitif, pembentukan pembuluh darah menjadi tak optimal. Akibatnya, pasien akan sakit-sakitan. Askandar juga mengingatkan agar tak meniru pola makan warga asing. Sebab, ada perbedaan gen antara orang Belanda dan Indonesia. Warga Belanda terbiasa sarapan pagi dengan makan dua butir telur tiap hari. Namun, mereka jarang yang menderita diabetes serta stroke. ”Jika kita menerapkan pola makan seperti itu, ya pasti sakit. Sebab, dalam satu butir telur terkandung 300 mg kolesterol,” ungkapnya. ”Lagipula, gen kita dengan warga Belanda berbeda. Ini yang harus diingat,” imbuhnya. (ai/ken/kum/nda)

dikutip: jawa pos

Mano dan Fakhry Saling Tuding

090624cmanohara24/06/2009 18:55

Liputan6.com, Jakarta: Pangeran Tengku Muhammad Fakhry, menuding Manohara Odelia Pinot menyebarkan berita bohong soal kekerasan dalam rumah tangga mereka di Kelantan, Malaysia, sejak istrinya tersebut pulang ke Indonesia. Sebaliknya, Manohara mengaku memiliki bukti penyiksaan sang pangeran terhadapnya. Mano dan kuasa hukumnya tak gentar dengan pernyataan Fakhry. Mereka berencana menyeret Pangeran Kelantan itu ke meja hijau.

Perseteruan urusan rumah tangga ini sudah menjadi konsumsi publik di Kelantan dan Jakarta. Kedua pihak yang saling tuding pun sudah menempuh jalur hukum. Publik dan media tinggal menunggu cerita kisah cinta bak dongeng ini berakhir [baca: Sang Pangeran Bantah Menyetrika Manohara].(OMI/ANS)

Nutrisi untuk Mata Tak Cuma Wortel

1523578pRabu, 24 Juni 2009 | 10:39 WIB

KOMPAS.com – Hampir setiap hari kita “memperkosa” mata kita untuk menatap berbagai obyek besar maupun kecil di komputer, televisi, dan tentunya ponsel. Sadarkah Anda bahwa kebiasaan ini mengakibatkan kelelahan mata dan meningkatkan masalah mata yang berhubungan dengan usia. Misalnya, umur baru 30 tahun lebih, tetapi Anda sudah mulai kesulitan melihat obyek dekat.

Pandangan mata yang mulai menurun memang tidak dapat dihindarkan. Namun menurut Dr. Maoshing Ni, ahli kesehatan untuk kolom kesehatan di Yahoo!, Anda bisa melindungi kesehatan mata Anda dengan mengonsumsi bahan-bahan makan di bawah ini.

1. Jus seledri, peppermint, dan peterseli China
Obat-obatan tradisional China yang digunakan untuk menjernihkan penglihatan adalah jus yang dibuat dari daun seledri, daun peppermint, dan daun peterseli China. Menurut penelitian, luteolin, antioksidan yang ditemukan dalam ketiga bahan ini, diketahui menyediakan perlindungan terbaik terhadap sel DNA dari radiasi. Beberapa bukti menunjukkan bahwa luteolin membantu melindungi mata dari kerusakan akibat radiasi UV, dan glycation, suatu proses dimana molekul gula yang lengket mengikat protein yang potensial merusak retina. Luteolin juga mendorong kadar gula darah yang sehat dan mengatur sensitivitas insulin. Campurkan seledri, peppermint, dan peterseli China ke dalam blender atau juicer dengan sedikit air. Minum jus segar ini setiap hari untuk menjernihkan pandangan Anda.

2. Brokoli, labu, jagung, alpukat
Ada banyak jenis bahan makanan yang menyehatkan mata. Bayam, yang penuh kandungan lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang melindungi retina dari degenerasi macular yang datang dengan bertambahnya usia. Jangan lupa: lemak meningkatkan penyerapan lutein, jadi tumislah bayam menggunakan sedikit minyak zaitun. Sumber lutein dan zeaxanthin lainnya antara lain kale, turnip hijau, sawi, kacang polong, brokoli, labu, dan jagung. Wortel, yang kaya vitamin A dan beta karoten, juga sangat membantu. Bilberry, sejenis blueberry, mendorong aliran darah ke saraf mata, dan juga kaya antioksidan. Wolfberry, atau yang biasa disebut goji berry, digunakan untuk menguatkan pandangan mata. Anda bisa mengudap goji berry di sela-sela waktu makan.

Bila Anda sulit menemukan bahan-bahan makanan ini, makanlah alpukat. Para peneliti dari University of Ohio, seperti dikutip majalah Prevention, mengatakan, 43 gram alpukat dapat meningkatkan kemampuan tubuh menyerap alfa-karoten hingga 8,3 kali lipat. Plus, penyerapan beta-karoten menjadi 13,6 kali lebih banyak, dan lutein menjadi 4,3 kali lebih banyak. Lemak baik dalam alpukat bisa meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat karotenoid itu. Sebaiknya, Anda mengonsumsi 43 gram alpukat saja, agar terhindar dari kelebihan kalori. Jika memungkinkan, pilihlah alpukat mentega, karena mengandung lebih banyak lemak tak jenuh tunggal.

3. Banyak minum
Banyak minum penting untuk fungsi penglihatan yang baik. Minum 8 gelas air putih setiap hari, seperti biasanya. Mengonsumsi air dengan perlahan namun rutin memberikan persediaan air secara konstan untuk melembabkan dan memberi gizi pada mata.

Jus, Tak Semua Sehat

gfKOMPAS.com – Siapa yang tidak suka minum jus buah. Warnanya cerah dan terang, rasanya manis, dan baik untuk kesehatan. Tapi tunggu dulu, tidak semua ahli gizi berpendapat demikian. Meski jus kaya akan vitamin, tapi jangan tutup mata pada bahayanya. Yang Boleh Bila Anda ingin memetik manfaat dari segelas jus, para ahli gizi menyarankan Anda untuk mengonsumsi jus sayuran. Kandungan likopen dalam tomat telah diteliti mampu mengurangi risiko kanker prostat. Campuran beberapa jenis sayuran yang dijus juga menjadi sumber serat dan mengontrol rasa lapar. Selain itu, kadar gula dalam jus sayuran lebih sedikit dan hanya mengandung sedikit kalori. Cocok untuk mereka yang sedang diet. Yang terlarang Berhati-hatilah pada minuman yang termasuk dalam juice cocktail, juice drink atau juice flavored beverage. Ketiga jenis minuman itu biasanya hanya mengandung sedikit buah asli. Bahan utamanya adalah air, gula, dan sirup rasa buah. Jus dalam kategori ini tak lebih baik dari softdrink, yang tinggi gula dan kalori tapi rendah nutrisi. Penelitian menunjukkan minuman ini akan menyebabkan kegemukan pada anak. Pilih-pilih buah Bagaimana dengan jus buah murni yang tidak ditambah pemanis? Sebagian ahli berpendapat jus buah murni kaya akan vitamin C dan antioksidan untuk melawan penyakit. Masalahnya jus buah secara alami juga sudah mengandung gula dan kalori. Misalnya saja jus apel yang kadar gulanya setara dengan permen. Demikian juga dengan semangka yang mengandung banyak gula. Bila Anda khawatir pada kandungan gula dalam jus, pilihlah jus buah delima. Meski banyak mengandung gula dan kalori, namun sangat kaya antioksidan. Riset menunjukkan delima mengandung zat yang efektif untuk melindungi fungsi otak dan mencegah kanker. Buah-buahan dalam keluarga berry, seperti cherry, blueberry, dan cranberry, sangat disarankan karena efektif meningkatkan sistem imun tubuh. Beberapa studi juga menunjukkan buah berry mengandung anti peradangan dan anti kanker. Minum jus cherry sebelum dan setelah berolahraga bisa mengurangi rasa sakit pada otot akibat aktivitas fisik. Bagaimana dengan jus orange yang jadi favorit banyak orang? Kabar baik, jeruk merupakan sumber vitamin C, yang merupakan juara dalam meningkatkan sistem imun. Tak cuma itu, orange juice juga mengandung kalsium dan vitamin D untuk menguatkan tulang. Sangat disarankan bila Anda mengurangi gula saat membuat jus ini. AN

Previous Older Entries